Cari Blog Ini

Senin, 17 November 2014

Tentang MENCARI-CARI KESALAHAN ORANG LAIN

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha penerima taubat lagi Maha penyayang.” (Al-Hujurat: 12)

Rasulullah Shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:
ﻳَﺎ ﻣَﻌْﺸَﺮَ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻠَﻢَ ﺑِﻠِﺴَﺎﻧِﻪِ ﻭَﻟَﻢْ ﻳُﻔْﺾِ ﺍﻟْﺈِﻳﻤَﺎﻥُ ﺇِﻟَﻰ ﻗَﻠْﺒِﻪِ، ﻟَﺎ ﺗُﺆْﺫُﻭﺍ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴﻦَ ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻌَﻴِّﺮُﻭﻫُﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺘَّﺒِﻌُﻮﺍ ﻋَﻮْﺭَﺍﺗِﻬِﻢْ، ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻣَﻦْ ﺗَﺘَﺒَّﻊَ ﻋَﻮْﺭَﺓَ ﺃَﺧِﻴﻪِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻢِ ﺗَﺘَﺒَّﻊَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻮْﺭَﺗَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﺘَﺒَّﻊَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻮْﺭَﺗَﻪُ ﻳَﻔْﻀَﺤْﻪُ ﻭَﻟَﻮْ ﻓِﻲ ﺟَﻮْﻑِ ﺭَﺣْﻠِﻪِ
“Wahai sekalian orang yang telah masuk Islam dengan lisannya dalam keadaan imannya belum masuk ke dalam hatinya. Jangan kalian menyakiti orang-orang muslim. Jangan kalian merendahkan mereka. Dan jangan kalian mencari-cari kelemahannya. Karena barangsiapa mencari-cari kelemahan saudaranya yang muslim, niscaya Allah Subhanahu wata’ala akan mencari-cari kelemahannya. Dan barangsiapa yang Allah Subhanahu wata’ala cari-cari kelemahannya, niscaya Allah Subhanahu wata’ala akan membongkar kelemahan atau kekurangannya walaupun dia berada di dalam rumahnya.” (HR. At-Tirmidzi no. 2032)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar